Aku dan Film India Melawan Dunia: Buku I

Aku dan Film India Melawan Dunia: Buku I[BOOKS] ✯ Aku dan Film India Melawan Dunia: Buku I Author Mahfud Ikhwan – Oaklandjobs.co.uk Menonton film India, membahasnya, apalagi menuliskannya adalah semacam kerelaan menjadi meminjam judul film garapan Mehmood tahun dushman duniya ka sang musuh semesta Menonton film India, membahasnya, Film India Kindle Õ apalagi menuliskannya adalah semacam kerelaan menjadi meminjam judul film garapan Mehmood tahundushman duniya ka sang musuh semesta. Seingat aku sekitar tahun 1999 2000 tengah hangat filem Bollywood Demam ini bertambah tambah lepas TV mainkan cerita Kuch Kuch Hota Hai dan selepas itu macam macam lagi filem Bollywood ditayangkan, Mohabbatein, Kal Hona Pyar Hai, Maan, Hello Brothers, Baadshah dan sebagainya Lagu lagu Bollywood menjadi halwa telinga ketika itu sama ada dihimpunkan dalam bentuk VCD Karoke, klip video atau pun dimainkan di radio Sebagai seorang budak yang masih bersekolah rendah aku tak berapa into dengan Bol Seingat aku sekitar tahun 1999 2000 tengah hangat filem Bollywood Demam ini bertambah tambah lepas TV mainkan cerita Kuch Kuch Hota Hai dan selepas itu macam macam lagi filem Bollywood ditayangkan, Mohabbatein, Kal Hona Pyar Hai, Maan, Hello Brothers, Baadshah dan sebagainya Lagu lagu Bollywood menjadi halwa telinga ketika itu sama ada dihimpunkan dalam bentuk VCD Karoke, klip video atau pun dimainkan di radio Sebagai seorang budak yang masih bersekolah rendah aku tak berapa into dengan Bollywood mungkin disebabkan jalan ceritanya yang sama romatik dan selalu teresak esak, durasi filemnya terlalu lama, lagu lagunya menggunakan bahasa yang sangat asing atau mungkin ceritanya kompleks untuk aku cerna ketika itu Aku lebih kepada baca komik dan menonton anime Dragonball, Dr Slump dan Pokemon Pada aku Bollywood ini ceritanya begitu sahaja filem romantik yang penuh tangisan esak esakan Ternyata sangkaan aku salah lepas menonton filem 3 Idiots sekitar tahun 2012 2013 Walaupun aku pernah menonton Slumdog Millionaire sebelum tu, namun seperti penulis buku ini, aku tak mengkategorikan filem Slumdog sebagai filem Bollywood Stereotaip yang melampau terhadap filem Bollywood menyebabkan aku meletakkan batas dan syarat untuk tidak menonton lagi filem filem India walaupun ketika 3 Idiots tengah hits sekitar tahun 2009 2010 aku berkeras untuk tidak menontonnya, sampailah satu ketika kawan serumah aku yang tak henti ulang menonton filem 3 Idiots selepas frustrasi peperiksaan akhir semester di university Kalimah all is well semacam zikir yang menyedap dan melegakan hati kawan aku selepas gagal menjawab dengan cemerlang subjek peperiksaan tersebut Dari situ, aku cuba melepaskan stereotaip yang membelenggu aku terhadap filem India dan cuba menonton 3 Idiots dan ternyata aku benar benar terpesona Sejak dari itu, pandangan aku terhadap filem Bollywood berubah 360 darjah, dari benci kepada suka dan akhirnya telah jatuh cinta Filem kedua Bollywood yang merupakan personal favourite adalah Highway 2014, jenis filem roadtrip yang mana jalan ceritanya di luar dari kebiasaan Dari situ perlahan lahan aku cuba menggali dan menonton filem filem India yang berkualiti.Ikhwan benar benar cinta dengan filem India dan ianya jelas dilihat dengan cara gaya penulisannya yang sangat personal dan details di setiap bab bab yang cuba di jelaskan Terutamanya tentang chapter angry young men, aku baru sedar bahawa genre ini merupakan genre yang sangat popular dimainkan di India, tidak kiralah filem itu berbasiskan Hindi atau Tamil Kalau dalam filem Hollywood aku kategorikan filem Rambo yang mana hero mestilah yang paling kuat tipikal filem filem Sylvester Stallone Untuk peminat filem Bollywood, nama Aamir Khan sudah barang tentu merupakan nama yang sakral dan kalau tak keterlaluan disebutkan sebagai wali dalam scene Bollywood Filem filem seperti Lagaan, 3 Idiots, Taare Zameen Par, PK dan yang terbaru Dangal merupakan filem kesukaan ramai Aku kira buku ini sesuai dibaca untuk sesiapa sahaja yang masih ada ragu ragu dengan potensial filem India aku bersetuju dengan penulisSaya baru sadar belakangan, film India punya arti lebih besar di hidup saya daripada yang saya perkirakan Tak bisa dibantah bahwa itu berkah Karunia yang besar Jika kepala saya adalah sebuah lemari penyimpan, film India adalah salah satu harta yang tak akan pernah saya buang, seusang apa pun Dan taka da satu pun hal yang bisa mengambilnya dari saya Tidak rasa snob, tidak juga intelektualitas, lebih lebih lagi pseudo intelektualitas Halaman 5.seperti yang di jadikan judul, Aku Film India Melawan Dunia.p s baru nak sambung buku 2 432 2017Well, meskipun enjoy membaca kumpulan esai ini, harus kuakui selera film Indiaku berbeda dengan Mas Mahfud Ikhwan.Meski waktu kecil sering menonton film India golongan angry young man , aku tidak begitu suka, dan tidak merasa kehilangan ketika genre ini hilang IMO, bisa jadi genre ini bukan hilang semata mata karena laku dan mendunianya film roman India model Kuch Kuch Hota Hai, tapi karena genre action 80 an ala Norris Stallone Schwarzenegger cs yang gayanya serupa dan dijadikan pan 432 2017Well, meskipun enjoy membaca kumpulan esai ini, harus kuakui selera film Indiaku berbeda dengan Mas Mahfud Ikhwan.Meski waktu kecil sering menonton film India golongan angry young man , aku tidak begitu suka, dan tidak merasa kehilangan ketika genre ini hilang IMO, bisa jadi genre ini bukan hilang semata mata karena laku dan mendunianya film roman India model Kuch Kuch Hota Hai, tapi karena genre action 80 an ala Norris Stallone Schwarzenegger cs yang gayanya serupa dan dijadikan panutan juga sudah mulai menghilang dari Hollywood mulai awal 2000 an ataupun kalau masih ada sudah tidak terlalu populer lagi.Dan iya, aku salah satu penggemar Shah Rukh Khan, diawali tentunya dari Kuch Kuch Hota Hai Tapi tentunya, sebagai penggemar aku juga mencari dan menonton film film lainnya, termasuk film di mana ia berperan sebagai antagonis Terakhir, aku juga tidak suka menonton film film India yang menjiplak film film Barat Kira kira sama tidak sukanya lah dengan menonton film sinetron Indonesia yang terinspirasi film sinetron Jepang Korea Barat Skip saja deh Walaupun pengetahuan dan referensi film India saya bisa dibilang sangat minim tapi entah kenapa membaca buku bisa menjadi sangat menarik.Seperti sebuah memoir , di buku ini sang penulis bercerita tentang hidupnya dan obsesinya dengan film India musiknya dan aktornya juga diceritakan Terkadang menggelitik, tapi lebih sering mencerahkan dan juga menambah referensi film India Lanjut buku kedua Membaca blog yang dibukukan dengan sedikit perubahan dgn tutur yang kusuka dan tema yang asing tapi terasa dekat. Bahut ajeeb kitaab hai Kesukaan dan kegilaan menjadi satu dalam catatan yang detail, sekaligus geloo hahaha Keren keren Seperti film porno, film India disukai sekaligus tidak diakui, dikonsumsi tapi dianggap terlalu kotor untuk dibincangkan, ditonton sendirian kemudian dihinakan di depan banyak orang hal 4 Banyak orang yang sudah menonton film biru di dalam kamar tertutup Akan tetapi, di depan teman temannya ia akan berpura pura sebagai seseorang yang lugu yang belum pernah melihat adegan adegan dewasa itu sedikit pun Begitu pula dengan film India Banyak yang dengan rela menumpahkan air mata saat si tokoh Seperti film porno, film India disukai sekaligus tidak diakui, dikonsumsi tapi dianggap terlalu kotor untuk dibincangkan, ditonton sendirian kemudian dihinakan di depan banyak orang hal 4 Banyak orang yang sudah menonton film biru di dalam kamar tertutup Akan tetapi, di depan teman temannya ia akan berpura pura sebagai seseorang yang lugu yang belum pernah melihat adegan adegan dewasa itu sedikit pun Begitu pula dengan film India Banyak yang dengan rela menumpahkan air mata saat si tokoh utama berpisah dengan kekasihnya di film India atau ikut menggoyangkan pinggul saat si tampan dan si seksi bernyanyi dan berjoget mengelilingi pohon Namun sebagaimana film porno tak ada yang membicarakan adegan adegan film India dalam arisan bulanan atau obrolan ngalor ngidul di kafe sepulang kerja Intinya, film India adalah tontonan rendahan dan menjadi aib bagi orang yang menontonnya.Generasi 90 an merasakan betul keadaan tersebut Demikian pula yang dirasakan oleh Mahfud Ikhwan, si penulis yang masa remajanya disesak penuhi heroisme film India, dan juga goyangan artisnya Maka, menuliskan sesuatu seremeh apa pun tentang film India adalah sebuah keberanian luar biasa Sebuah keberanian untuk melawan pandangan orang banyak, melawan dunia, melawan semesta Kata penulisnya, dushman dunia ka, sang musuh semesta.Sebelum diterbitkan, sebagian besar tulisan dalam buku ini diunggah dalam blog pribadi penulisnya yang beralamat di dushmanduniyaka.wordpress.com Sebagai penikmat film India yang kadang kadang malu mengakuinya, saya sudah sering bertamu ke blog tersebut Sebagai sebuah blog, tulisan tulisan Mahfud Ikhwan memang cenderung bersifat pribadi, bersifat intim Demikian pula buku ini yang pembahasannya memang subjektif Dalam bab Thank You, India Movies , Mahfud Ikhwan memberikan tiga alasan mengapa ia menyayangi, merawat, dan membela film India Pertama, ia sulit didapat kedua, ia membuat saya merasa kaya dan ketiga, ia menjadikan saya merasa istimewa hal.6 Saya membuat resensi buku ini lebih lengkap di Masyarakat India punya dua agama lainnya dianggap gaya hidup , yakni kriket dan film Mereka sangat terikat dengan dua hal tersebut Soal betapa pentingnya kriket bagi rakyat India, bisa dilihat dalam film Lagaan 2001Sepak bola yang disebut sebut sebagai olahraga paling populer di dunia, hanya mampu menempati urutan kedua di hati masyarakat India Menyoal film, tak perlu ditanya lagi, sebab Negara Anak Benua itu merupakan salah satu produsen film terbesar di dunia.Selain Mahfud Ikhwan, mung Masyarakat India punya dua agama lainnya dianggap gaya hidup , yakni kriket dan film Mereka sangat terikat dengan dua hal tersebut Soal betapa pentingnya kriket bagi rakyat India, bisa dilihat dalam film Lagaan 2001Sepak bola yang disebut sebut sebagai olahraga paling populer di dunia, hanya mampu menempati urutan kedua di hati masyarakat India Menyoal film, tak perlu ditanya lagi, sebab Negara Anak Benua itu merupakan salah satu produsen film terbesar di dunia.Selain Mahfud Ikhwan, mungkin jarang ada orang Indonesia yang secinta itu dengan film India Baginya, film India adalah berkah yang menjadikannya merasa istimewa Antusiasme pada lagu lagu India hingga ulasan film bergenre Inspektur Vijay sering ia tuangkan dalam blog pribadinya yang diberi nama Dushman Duniya Ka sang musuh semesta esai esai yang ia tulis di sanalah yang kemudian melahirkan buku Aku Film India Melawan Dunia.Dengan menulis buku ini, Mahfud Ikhwan seolah ingin menyindir snobisme akut penonton Indonesia yang kerap memandang rendah film India, terutama bagi mereka yang terbiasa mengultuskan film film Hollywood Berbeda dengan mayoritas kita yang sempat mengelu elukan Kuch Kuch Hota Hai 1998ketika booming, sang penulis malah membenci film Shah Rukh Khan yang satu itu Drama cinta segitiga prominen itulah yang membuatnya vakum sejenak dari tontonan Bollywood sebutan tidak resmi untuk sinema India Hasratnya pada film India kembali muncul tatkala ia berkenalan secara tak sengaja dengan 3 Idiots 2009beberapa tahun kemudian Film yang juga secara kebetulan menjadi stimulanku untuk menonton lebih banyak film India, hingga membawa kekaguman pada sosok Aamir Khan 3.7 of 5 starsSaya banyak tertawa bersama buku ini, Saya jadi menyadari bahwa setiap orang tumbuh dengan hal yang berbeda2, ada yang tumbuh bersama kartun Disney dan adapula yang tumbuh bersama kartun jepang, dan ada yang tumbuh remaja bersama sinema bollywood ada pula yang tumbuh bersama telenovela meksiko, semua tergantung geografis dimana kamu dibesarkan.lol.Ingatan saya sendiri samar2 mengingat kapan pertama kali saya berkenalan dengan film bollywood, yang pasti masa SD SMP saya dipenuhi den 3.7 of 5 starsSaya banyak tertawa bersama buku ini, Saya jadi menyadari bahwa setiap orang tumbuh dengan hal yang berbeda2, ada yang tumbuh bersama kartun Disney dan adapula yang tumbuh bersama kartun jepang, dan ada yang tumbuh remaja bersama sinema bollywood ada pula yang tumbuh bersama telenovela meksiko, semua tergantung geografis dimana kamu dibesarkan.lol.Ingatan saya sendiri samar2 mengingat kapan pertama kali saya berkenalan dengan film bollywood, yang pasti masa SD SMP saya dipenuhi dengan nyanyian dan joget india film Mujhse Dosti Karoge, Dil To Pagal Hai, Kuch Kuch Hota Hai, Kabhi Kushi Kabhi Gham maapkeun kalau typo gak hanya joget dan nyanyiannya yang dihafal, kala itu juga sampai ngikuti mode pakaiannya.Yang pasti buku ini makin membuka cakrawala saya akan sinema2 bollywood, okee sekarang mari download film yang kata penulis bagus dibuku ini Aku dan Film India Melawan Dunia 1Pada suatu masa, menonton film India seringkali dianggap tontonan rendahan yang tingkatannya bisa seperti menonton film terlarang Tak boleh ramai, diam diam, dan tak boleh dipamerkan Pengalaman Mahfud Ikhwan tersebut ditulis dengan dramatis beserta deskripsi tentang pemain film india yang baginya patut untuk diperbincangkan Selain itu, melalui buku, Mahfud ingin mengatakan bahwa film India sebagai bagian dari budaya populer, layak untuk diperbincangkan secara Aku dan Film India Melawan Dunia 1Pada suatu masa, menonton film India seringkali dianggap tontonan rendahan yang tingkatannya bisa seperti menonton film terlarang Tak boleh ramai, diam diam, dan tak boleh dipamerkan Pengalaman Mahfud Ikhwan tersebut ditulis dengan dramatis beserta deskripsi tentang pemain film india yang baginya patut untuk diperbincangkan Selain itu, melalui buku, Mahfud ingin mengatakan bahwa film India sebagai bagian dari budaya populer, layak untuk diperbincangkan secara serius Oleh karena itu, buku ini semacam cara untuk mengangkat martabat penonton film India di mana pun berada Membaca buku ini membuat saya sadar, bahwa saya sudah cinta buta pada Shah Rukh Khan Ternyata saya sudah menjadi sangat sok tahu saat bicara tentang drama Bollywood Di balik apa yang saaya lihat, terbentang fakta fakta yang menarik buat ditelusuri seputar sejarah perfilman Bollywood Saya setuju bahwa Kuch Kuch Hota Hai adalah air bah, tapi Mas, Khan tetap king buat saya Terima kasih telah menulis ini Aku padamu.