Sadgenic

Sadgenic❧ [KINDLE] ❀ Sadgenic By Rahne Putri ➠ – Oaklandjobs.co.uk Jika semua doa kita di kabulkan Tuhan apakah kita sudah siap''Bagaimana jika doaku kusimpulkan pada layang layang lalu kubiarkan dia terbang mengawang awang Kemana ia akan jatuhSadgenic ini merupakan Jika semua doa kita di kabulkan Tuhan apakah kita sudah siap''Bagaimana jika doaku kusimpulkan pada layang layang lalu kubiarkan dia terbang mengawang awang Kemana ia akan jatuhSadgenic ini merupakan kanvas Didalamnya di penuhi dengan limpahan tanda tanya menjejaki kepala tentang mengapa kenapa dan bagaimana Dihiasi dengan semburat malu malu karena kabut merah muda dari rasa suka dan bahagia Juga beberapa warna yang merupakan titisan genangan air yang meluapi hati dan mataTerdiri dari potongan cerita pendek dan tulisan singkat yang terkumpul di halaman maya dari sudut pandang Rahne Putri yang mungkin juga mewakili beberapa mata lainnya di luar sana Setelah beberapa tahun mengeram di Sadgenic Blog kemudian menetas manjadi sebuah bukuSelamat menikmati Sadgenic Anda. Aku bukannya menunggu aku hanya menghitung detik detik yang terlewatkan tanpamuAku bukannya menunggu aku hanya tahu dalam setiap detiknya selangkah kakimu menujukuAku bukannya menunggu aku hanya sedang merajut doa bersama waktuAku bukannya menunggu aku hanya senang mengoleksi rindu dan pada saat yang tepat akan kuhadiahkan kepadamu Kalau kamu datang aku berjanji tidak akan bertanya kenapa baru sekarangKalau kamu datang aku berjanji tidak akan membuatmu berdiri di depan pintu terlalu lamaKalau kamu datangaku berjanji tidak akan bertanya hati mana saja yang sudah kau lewati untuk sampai disiniTiga kalimat di atas adalah salah satu favorit saya dari beberapa kalimat yang saya suka Saya sempat merasa bosan dengan beberapa tulisan yang menurut saya biasa tapi ada beberapa tulisan juga yang benar benar membuat senyum saya menjadi berlipat lipat ganda Untuk orang yang tidak terlalu senang dengan puisi puisi cinta seperti saya buku ini tergolong bagus dan menarik untuk dibaca sadgenic? menurutku sadgenic itu sedih tapi anggun begitu mungkin tiap rangkaian kata kak rahne seperti menyeretku untuk membaca tiap baitnya tanpa henti hingga di akhir buku ini emosi begitu meluap tercurah cocok untuk yang sedang galau termasuk saya waktu itu dan dari sadgenic ini saya pun kembali menulis puisi terimakasih buku keren ini kak rahne Saya benci mengabaikan buku buku yang saya punya membiarkannya teronggok di rak karena ia telah mengecewakan saya sejak halaman pertama Tapi saya lebih benci jika harus dipaksa membaca buku yang saya punya tapi mengecewakan sejak halaman pertama Rasanya serba salahKalau orang tua suka memberikan nasihat jangan membuang makanan yang ada di depanmu maka saya juga punya anggapan yang sama soal buku Semua buku yang saya punya seburuk apapun itu harus dibaca sampai habis Dan buku ini Sadgenic sukses membuat saya merasa serba salah Ibarat makanan saya dipaksa menghabiskan makanan yang tidak saya suka Mau dibuang kok rasanya berdosa Tapi saya juga tidak sanggup menanggung konsekuensi menghabiskan makanan ituDengan berat hati setelah mencoba menikmati halaman demi halaman toh saya menyerah juga Akhirnya saya memutuskan untuk menutup buku ini dan tidak lagi berniat membukanya di lain waktu Ini bukan yang pertama kalinya Saya sudah memberikan beberapa kesempatan pada buku ini Tapi hasilnya tetap saja samaBanyak yang memuji buku ini Katanya Sadgenic bukan hanya berhasil mempermainkan aksara tetapi juga mengaduk perasaan yang membaca Testimoni seperti itu tidak salah Hanya saja saya tidak mendapatkan pengalaman bookgasm semacam itu Membaca buku ini seperti membaca sebuah catatan harian yang sangat personal Saking personalnya saya tidak bisa membayangkan makna yang ingin disampaikan si penulis Saya pikir hanya penulis dan Tuhan yang akan mengertiMungkin ini hanya soal selera Menurut saya berbicara soal cinta tidak melulu harus dibuat bertele tele atau mendayu dayu Tidak juga harus membuat kita tampak lemah dan menyedihkan Seperti biasa rahne bisa membius saya dengan kata kata Beberapa bagian sudah pernah saya baca melalui tumblr rahne dan saya paling suka sama bagian yang ini “Nanti akan ada saatnya namaku dan namamu akan tercetak di lembaran yang sama dan akan berbaris dengan kata kata “Yang Berbahagia””— Rahne Putri Sadgenic hal 12 I'm playing with my own feeling not with yours Not now Maybe later Or soon Or not at all But it's fine Very fine When I look into the mirror I see a reflection of secret admirer Amazingly nampol Hmm it was okay Saya penasaran setenga mati sama buku ini dari bertahun tahun lalu pas nggak sengaja nemu puisi 'Datang' di medsos Sangat menyentuh saya sampai nggak bisa lupa per barisnya Ekspetasi saya waktu hari ini nemu buku ini adalah saya bakal nemu baris baris patah hati yang menyentuh lainnya lalu saya akan kembali jadi manusia huo ho Sayangnya saya hampir nggak tersentuh sama sekali Salahkan saya deh bukan bukunya Sadgenic ternyata tidak se sedih yang saya kira Sadgenic kebanyakan menyajikan perihal mencinta dan merindu dan ditinggalkan dan hal hal lain yang pokoknya saya nggak nyambung maybe bikos di only loves of my current life are including mi ayam sosis bakar saus barbekyu mi goreng dan teman teman sejawatnya Mungkin mungkin kalo saya bacanya dalam keadaaan lain misal mencinta dan merindu dan hal hal mustahlil bingit lainnya saya bisa nambah 1 bintang buat ratenyaTerlepas dari itu permainan aksara serta pesannya patut diacungi jempol Saya beneran nggak sabar merekomendasi buku ini buat teman teman saya yang mencinta dan merindu karena buku ini teman yang bagus Kalo bisa saya jual deh gapapa duitnya buat beli buku lagi 'v #digaplok Buku sadgenic adalah salah satu buku favorite saya Saking sukanya saya gak rela kalau buku ini harus dipinjam sama teman karna khawatir akan lecek Semua puisi yang ada di buku ini saya suka termasuk ilustrasi yang ada di beberapa halamannya Kekurangan dari buku ini mungkin cuma di fisik buku Akan lebih menarik kalau buku ini dibuat berwarna diatas kertas putih licin seperti majalah aku gak tau nama jenis kertasnya karna beberapa gambar yang ada jadi gak terlalu menyentuh karna hitam putih Aku juga lebih suka kalau sadgenic dicetak dengan hard cover karna buku puisi biasanya akan jadi buku koleksi terlama yang akan sering dibuka beda sama novel yang biasanya tidak akan sering dibuka lagi jika kita sudah selesai membaca ceritanya Menurut aku buku ini juga akan lebih menarik jika dicetak landscape Mungkin harga buku ini memang akan jadi lebih mahal Tapi aku gak akan keberatan untuk tetep beli kok Aku harap Rahne bisa cepet nerbitin buku kumpulan puisinya lagi dengan tampilan buku yang lebih keren i love sadgenic Di rentang tangan mana lagi bisa kusisipkan cinta yang mengebu?Di kepala siapa lagi bisa kuselipkan bayangan yang enggan menyirna?Di paru paru mana lagi bisa kutitipkan separuh nafas sepanjang umurku?Langkah kaki siapa lagi yang bisa kuikuti?Di mana setiap derap pijakannya kuawasi dengan hatiDi proyeksi mata siapa lagi bisa kuhamparkan senyumku?Di telinga siapa lagi bisa kuterbangkan bisik yang mengalir dari suaraku?Saat semua mewujud kamu Luruh semua pertanyaankuNah itu tadi satu dari sekian banyak sajak dari Rahne Putri yang ada di dalam buku ink Terdiri dari 3 bagian Surat dari kamu Cerita waktu dan aku juga Laci air mata Tiap bagian mewakili beberapa perasaan tentang menunggu cinta diam diam juga ditinggalkan Topik cinta masih mendominasi Kalian penikmat puisi penyuka sajak dan pencinta kata akan sangat menikmati buku ini Biasanya saya tidak suka membaca sesuatu yang terlalu romantis atau berbunga bunga Tetapi permainan kata kata Rahne selalu sukses membius saya Puitis Mendayu Lugas Menggelitik Kadang menampar Sesuai dengan deskripsi di sampul belakang buku 'Sadgenic ini merupakan kanvas' Di dalamnya ada potongan cerita pendek dan tulisan singkat dari sudut pandang penulis tetapi menurut saya sih ikut mewakili isi hati dan kepala banyak orang termasuk saya pKalau selama ini saya harus online dulu untuk bisa menikmati rangkaian huruf karangan Rahne di blognya sekarang saya bisa membawa bukunya kemana mana Cool