Celana Pacarkecilku di Bawah Kibaran Sarung

Celana Pacarkecilku di Bawah Kibaran Sarung➸ [Reading] ➺ Celana Pacarkecilku di Bawah Kibaran Sarung By Joko Pinurbo ➭ – Oaklandjobs.co.uk Buku ini berisi sajak sajak Joko Pinurbo yang pernah dimuat dalam Celana Di Bawah Kibaran Sarung dan Pacarkecilku trio kumpulan puisi yang telah memperkenalkan penyairnya sebagai salah satu ikon penti Buku ini berisi di Bawah MOBI ☆ sajak sajak Joko Pinurbo yang pernah dimuat dalam Celana Di Bawah Kibaran Sarung dan Pacarkecilku trio kumpulan puisi yang telah memperkenalkan penyairnya sebagai salah satu ikon penting dunia perpuisian Indonesia modern Niscaya buku ini merupakan dokumentasi karya yang sangat berharga dari penyair yang telah menerima berbagai penghargaan sastra ini. 1Hujan tumbuh sepanjang malam tumbuh subur dihalamanAku terbangun dari rerimbun ranjangmenyaksikan angindan dinding hujan bercinta cintaan dibawah rerindang hujanSubuh hari kulihat bunga bunga hujan dan daun daun hujanberguguran di kebun hujan bertaburan jadi sampah hujan2Kudengar anak anak hujan bernyanyi riang di taman hujandan ibu hujan menyaksikannya dari balik tirai hujanpagi hari kulihat jasad jasad hujan berserakan di kebun hujanAirmataku berkilauan di bangkai bangkai hujandan matahari datang menguburkan mayat mayat hujan Saya menemukan buku ini di rak setelah tahu bahwa buku puisi Celana Jokpin akan dicetak ulang dengan cover baru Ingatan saya mengatakan sepertinya saya punya bukunya Dan setelah saya tengok deretan buku Jokpin ternyata yang saya punya justru kompilasi tiga judul buku puisi milik Jokpin ini1 Celana 19992 Pacarkecilku20013 Di bawah Kibaran Sarung2002Dan mungkin nanti ketiganya sama GPU akan dipisahkan kembali Menyusul Celana yang tercerai di bulan ini Heeheee Tapi yaaaa puisi Jokpin memang begini Remeh temeh objeknya tapi dalam penafsirannya Idola dan penyair papan atas Indonesia daaaah Mungkin inilah buku kumpulan puisi yang pertama yang dapat saya lahap hingga tuntas Membaca puisi puisi Joko Pinurbo dalam paket 3 in 1 membuat saya dapat memahami ke mana arah kegemaran Jokpin saat bertutur sajak Terdiri dari 125 puisi yang dimulai pada tahun 1986 sampai 2002 Jokpin serasa sanggup mengikat waktu kenangan dan pemikirannya dalam satu dimensi ruang yang utuhDi kumpulan puisi pertamanya Celana saya menemukan dua puisi yang sangat menakjubkan di halaman depan Saking kagumnya saya dengan pemilihan diksi yang ia gunakan saya merasa puisi itu tidak ditulis pada tahun di mana saya belum lahir dan baru saja lahir Puisi berjudul Tengah Malam dan Di Kulkas Namamu adalah dua puisi yang sangat berkesan bagi saya pribadiJoko Pinurbo rupanya sangat menyukai detail detail benda atau ruang yang sangat intim Ranjang kamar mandi dan celana adalah kata kata yang paling sering muncul di daftar panjang puisi puisinya Ranjang saking seringnya ditulis ia multi makna dan multi tafsir Salah satu tempat yang paling sering disebut kuburan selalu mengisyaratkan adanya perenungan mendalam penyair dengan hal hal berbau kematianPada awalnya saya masih sering tersendat membaca puisi puisinya yang panjang Saya merasa pusing karena banyak kata yang perlu dibaca ulang dan ditafsirkan hati hati Namun semakin tahun rupanya Joko Pinurbo menuliskan puisi puisi panjang dalam narasi simpel Saya seperti membaca cerita pendek atau mungkin Joko sedang mencoba menulis narasi panjang namun gagal di tengah dan kembali mencintai gaya berpuisinyaBeberapa puisinya menunjukkan situasi dan pergolakan politik pada masa reformasi Ia membingkai tragedi treagedi tanpa larut dalam emosi yang berlebihan Beberapa tokoh yang muncul lebih dari satu kali adalah tukang becak dan veteran Isu perempuan pun juga termasuk isu yang paling sering dieksplorasi Joko Pinurbo Daya tarik yang paling kuat memang berasal dari kumpulan puisi pertamanya yakni Celana Hingga pada puisi terakhir di kumpulan puisi Pacarkecilku diksi celana masih lekat dan menjadi penutup buku yang sangat mengesankan Bila bukan karena buku ini ada ditumpukan buku buku yang diobral mungkin saya tidak akan membelinya Karena sebelum ini saya tidak berhasil meyakinkan diri bahwa kumpulan puisi itu termasuk ‘worth to buy’ Semoga saya tidak menyinggung para penikmat sajak karea alasan dibalik itu lebih karena perhitungan biaya dan manfaatAda pun tiga bintang yang saya sematkan pada tiga kumpulan puisi yang disajikan dalam satu buku ini mungkin kurang Karena sesungguhnya Joko Pinurbo punya ‘jejak’nya tersendiri didunia sastra sedang penilaian tiga bintang tadi semata pertama kali saya membacanya Dari membaca kumpulan sajak didalamnya saya suka sajaknya yang selalu bercerita Diksi diksi sederhana namun kuat Tidak membuat pusing sebenarnya Tapi tetap saja saya tidak bisa sepenuhnya yakin bahwa saya menangkap apa yang sebenarnya hendak JokPin sampaikan karena keterbataan saya pribadi dalam persajakan Kata kata adalah kupu kupu yang berebut bungaAdalah bunga bunga yang berebut warnaAdalah warna warna yang berebut cahayaAdalah cahaya yang berebut cakrawalaAdalah cakrawala yang berebut sayaApa memang tiap penyair itu mesti memperlihatkan keintimannya dengan kata kata? Saya menemukan hal itu pada bait diatas dan pada sajak Patroli Juga pada sajak berjudul Kurcaci ini Kata kata adalah kurcaci yang muncul tengah malamdan ia bukan pertapa suci yang kebal terhadap godaanKurcaci merubung tubuhnya yang berlumuran darahsementara pena yang dihunusnya belum mau patahDari tiga kumpulan puisi yang ada saya menyukai kumpulan puisi yang menjadi bagian ‘di Bawah Kibaran Sarung’ Diawal tidak lagi menceracau tentang celana dan didalamnya mulai terasa puisi puisi protes sosialnya Mulai dari sajak Tubuh Pinjaman yang terasa getir sajak Perahu yang menceritakan YBM dan sisi humanisnya hingga sajak Kacamata yang mungkin –bisa jadi menyindir ia dan penyair penyair terdekatnya Tapi dari bagian ini saya paling suka sajak Surat Malam untuk Paska Masa kecil kau rayakan dengan membacaKepalamu berambutkan kata kataPernah aku bertanya “Kenapa waktumu kau sia siakan dengan membaca?” Kau jawab ringan “Karena aku ingin belajar membaca sebutir kata yang memecahkan dirimenjadi tetes air hujan yang tak terhingga banyaknya”Kau memang suka menyimak hujan bahkan dalam kepalamuada hujan yang meracau sepanjang malamItulah sebabnya kalau aku pergi belanja dan bertanya minta oleh oleh apakau Cuma bilang “Kasih saja saya beragam bacaan yang serius maupun yang ringanJangan bawakan saya rencana rencana besar masa depanJangan bawakan saya kecemasan”Kumengerti kini masa kanak adalah bab pertama sebuah roman yang sering luput dan tak terkisahkan kosong tak terisi tak terjamah oleh pembaca bahkan tak tersentuhOleh penulinya sendiriSesungguhnya aku lebih senang kau tidur di tempat yang bersih dan tenang Tapi kau lebih suka tidur diantara buku buku berkas berkas yang berantakan Seakan mereka mau bicara“Bukan kau yang membaca kami tapi kami yang membaca kau”Kau pun pulas Seperti halaman buku yang luasDalam kepalamu ada air terjun sungai deras di tengah hutanAku gelisah saja sepanjang malam mudah terganggu suara hujan 1999Mungkin saya suka sajak ini karena iri dengan Paska atau karena sajak ini tentang tergila gila oleh buku? EntahLebih dari itu sajak sajak lain tak kalah asyik buat saya kecuali sajak sajak yang melulu menghadirkan celana ranjang dan kamar mandi saya paling ingat dengan celana buku Jokpin pertama yang gue punya Pertamanya pula sering liat di Palasari Bandung Sering pegang bulak balik tidak tertarikSelepas itu ada dua orang yang rekomen Pertama orang yang cukup sering mengisi media di tanah air karena ke liberal annya Yang kedua yang mendorong saya untuk segera ke Palasari Orang kedua ini yang penting seorang kawan yang pernah dalam sebuah milis begitu anti dengan puisiNamun komentarnya tentang buku puisi Jokpin Celana menjadikan saya penasaran Katanyaada suara lain ketika saya membaca puisinya lepas dari yang tetulis ada makna yang berbunyi selain makna yang biasanya dari kata yang digunakan Jokpin Wah Apa pula ini????Segera saya ke Palasari waktu itu jauh setelah buku beredar di toko buku Pertama saya beli dan berlanjut hingga kini untuk setiap buku JokpinThx to Jokpin and si Bapak Satu ituNant'S Bertahun tahun kita mengembara mencari wajah asli kitapadahal kita dapat dengan mudah menemukannyayakni saat bertahta di atas lubang toiletToilet 1999 hal115Ehhm aku bukan pembaca dan penikmat puisi dari sekian banyak novel yang kubaca aku hanya punya 2 buku kumpulan puisi Aku nya CA dan Hujan di Bulan Juni nya SJD Menulis review buku kumpulan puisi? Ya baru postingan ini #wkwkwkw Nama JokPin baru kutahu setelah beberapa tahun yang lalu teman teman GR mengutip dan menulis ulang puisi puisinya di salah satu thread dan dari situ ada beberapa puisi yang aku suka gara gara 'kenakalan' penulisnya mengungkapkan satu hal di atas hal yang lainnya Seperti puisi yang kukutip di atas itu review lengkap di Menggunakan bahasa yang nyastra sekali membuat saya kerap kesulitan memahami isi dari puisi ini Oh iya buku ini adalah kumpulan puisi dua buku sebenarnya Jadi membaca satu buku ini sama saja dengan membaca 2 buah kumpulan puisiDiksi yang digunakan seperti layaknya sastra pada umumnya menggunakan bahasa yang agak jarang ditemui Tapi tetap terbaca indah Beberapa puisi membuat saya trenyuh dan ber aaaaakkk bagus banget sih HeheBuat yang doyan rangkaian kata kata indah wajib baca karya sastrawan yang satu iniRate 35 karena beberapa puisi yang ada yang terlalu panjang dan saya terganggu Dan entah karena saya beli di bazaar diskon toko buku atau memang dari sananya bahwa beberapa halaman di buku ini hilang tuisannya mengganggu kenikmatan membaca Saya kecewa Saya gak ngerti HahahahaIn the end uite recommended to read ''Bertahun tahun kita mengembara mencari wajah asli kitapadahal kita dapat dengan mudah menemukannyayakni saat bertahta di atas lubang toiletkarena itulah barangkali kita mudah merasa waswasdan terancam bila melihat atau mendengar kelebat orangdekat toilet karena kita memang tidak ingin ada orang lainmengintip wajah kita yang sebenarnya''Toilet 1999Cuplikan puisi yang menjadi bagian paling favorit yak dipindahin dari wishlist karena udah dapet bukuna Dsalah satu resolusi 2010 yang niatna pengen menjajal buku puisi buku ini termasuk yang di rekomendasikan seorang rekan durjana tp susah sekali nyarina di Bandung ampe bosen sendiri nyarina Kmaran pas Citywalk sempet liat Femmy megang2 buku inieh ternyata ada yang ngirim bukuna horeeeeeeeeetengkyu buat yang ngirim D Jejak jejak perjalanan kepenyairan Joko Pinurbo yang dihimpun dalam satu buku saja

Celana Pacarkecilku di Bawah Kibaran Sarung PDF/EPUB
  • Paperback
  • 219 pages
  • Celana Pacarkecilku di Bawah Kibaran Sarung
  • Joko Pinurbo
  • Indonesian
  • 20 April 2015
  • 9789792228410